Ini Penyebab Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah bentuk peradangan kulit (dermatitis) yang menyebabkan ruam kulit merah, berminyak, mengelupas di area tubuh di mana kelenjar di kulit yang disebut kelenjar sebaceous paling banyak – kulit kepala, wajah dan selangkangan. Pada bayi, ini terutama mempengaruhi kulit kepala, di mana itu disebut cradle cap. Penyebab dermatitis seboroik tidak jelas, tetapi ragi mungkin terlibat dalam beberapa kasus. Meskipun dokter mengakui bahwa dermatitis seboroik terjadi di area kulit yang memiliki banyak kelenjar sebaceous, mereka masih tidak tahu persis mengapa itu berkembang di sana. Diperkirakan bahwa ragi kecil dapat berperan dalam dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik adalah kelainan kulit umum yang menyerang orang yang sering tidak memiliki masalah kesehatan lainnya.

Gejala Yang Harus Diwaspadai

Menurut situs resmi health.harvard.edu, dermatitis seboroik pada bayi muncul sebagai kemerahan bersisik yang biasanya tidak gatal atau tidak nyaman. Pada beberapa bayi, itu hanya mempengaruhi kulit kepala (cradle cap), tetapi pada bayi lain, itu juga melibatkan lipatan leher, ketiak atau selangkangan. Pada orang dewasa dan remaja, dermatitis seboroik hanya memengaruhi kulit kepala, tampak sebagai area kemerahan dan mengelupas yang bercak atau menyebar. Area kulit lain yang biasanya terkena termasuk alis, kelopak mata, dahi, kerutan hidung, telinga luar, dada, ketiak, atau selangkangan. Meskipun beberapa orang dewasa dan remaja merasa gatal atau iritasi pada bagian dermatitis seboroik, yang lain tidak merasa tidak nyaman. Pada beberapa orang, radang kulit seboroik dipicu oleh stres. Dokter Anda biasanya dapat mendiagnosis dermatitis seboroik dengan pemeriksaan fisik sederhana.

READ  Penyebab, Gejala, dan Penanganan Dermatographia

Rentang Waktu Gejala

Pada bayi, dermatitis seboroik biasanya paling buruk selama tahun pertama kehidupan. Biasanya menghilang sendiri saat anak tumbuh dan mungkin kembali selama masa remaja. Pada orang dewasa dan remaja, dermatitis seboroik cenderung menjadi kondisi kronis yang datang dan pergi selama bertahun-tahun.

Pencegahan Yang Tepat

Karena dokter tidak tahu apa penyebab dermatitis seboroik, tidak ada cara untuk mencegahnya. Namun, gejalanya dapat dikendalikan dengan perawatan yang efektif. Jika Anda memiliki bayi dengan cradle cap, dokter Anda mungkin menyarankan mengoleskan baby oil untuk melembutkan sisik, diikuti dengan keramas dengan sampo bayi ringan untuk menghilangkan timbangan dengan lembut. Jika ini tidak membantu, dokter Anda dapat merekomendasikan sampo dermatitis anti-seboroik. Untuk area kulit di luar kulit kepala, dokter Anda mungkin meresepkan hidrokortison atau krim anti-ragi, karena ragi kadang-kadang dapat memicu dermatitis seboroik.

READ  Dermatomiositis adalah Kondisi Serius? Simak Penjelasan Berikut

Jika Anda orang dewasa dengan dermatitis seboroik kulit kepala, dokter mungkin menyarankan shampo yang mengandung tar batubara, selenium sulfida atau seng pyrithione. Nama-nama merek termasuk Selsun Blue, Exelderm, Head & Shoulders, Zincon, dan DHS zinc. Dokter Anda juga dapat meresepkan krim kortikosteroid dan sampo yang mengandung ketoconazole. Untuk area kulit lainnya, hidrokortison atau krim anti-ragi dapat digosokkan langsung ke tambalan dermatitis seboroik. Untuk orang dewasa dengan dermatitis seboroik persisten, pengobatan dengan itrakonazol oral 200 mg setiap hari selama 7 hari, dan kemudian dosis yang sama untuk 2 hari pertama setiap bulan bisa sangat efektif. Biasanya perawatan hanya diperlukan selama 3 bulan.

Karena tidak obat untuk menyembuhkan total penyebab dermatitis seboroik, kamu harus senantiasa melakukan pencegahan untuk meminimalisir kemunculannya penyakit ini. dengan memahami artikel ini kamu dapat menyesuaikan tindakan apa yang harus dilakukan jika terserang penyakitnya. Sekian artikel ini semoga dapat membantu kamu keluar dari masalah penyakit yang dihadapi. Semoga bermanfaat.

READ  Ini Cara Untuk Mengobati Dermatographia

Sumber:

hellosehat.com

Dokterpost.com