Kenali Berat Badan Berlebih yang Sering Bikin Khawatir

Dilansir dari laman Hello Sehat, Berat Badan berlebih atau yang dikenal dengan obesitas adalah penumpukan lemak yang tidak normal atau berlebihan dari dalam tubuh. Perhitungan dengan cara pada Body Mass Index (BMI) sangat bisa dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang tergolong obesitas, ideal, atau kurang.

Bagi sebagian orang yang tergolong memiliki berat badan yang berlebihan manjadikan rasa khawatir dan was-was sering bermunculan. Kekhawatiran ini disebabkan adanya beragam penyakit dapat bermunculan seperti diabetes, darah tinggi, hipertensi dan penyaki jantung. Pasalnya berat badan berlebih atau obesitas ini dapat dialami oleh siapapun, baik anak-anak, remaja, orang dewasa sampai lansia.

Untuk itu, mengenali penyebabnya akan membantu mengurangi rasa ketidakpercayaan diri seseorang atas berat tubuh yang dimiliki dan dapat mencari celah solusinya. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab sesorang memiliki kelebihan berat badan.  Berikut beberapa faktor penyebab seseorang dapat memiliki berat badan yang berlebih.

  • Pola Makan yang Tidak Sehat
READ  Penyebab Dermatitis Numularis Ini Harus Kamu Ketahui

Pola makan yang tidak sehat yang dimaksudkan adalah ketidakteraturan menjaga waktu makan. Misalnya saja ketika anda makan sebelum tidur atau makan di malam hari.

  • Gaya Hidup yang Konsumtif

Kecanggihan teknologi menciptakan adanya perubahan gaya hidup seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan di sini adalah makan. Terlalu sering mengkonsumsi makanan instan dan junkfood dengan tingkat karbohidrat yang tinggi dapat menjadikan seseorang tergolong sebagai orang-orang dengan gaya hidup konsumtif . Hal ini sangat tidak baik bagi kesehatan.

  • Jarang Berolahraga dan melakukan aktivitas fisik

Berolahraga merupakan sebuah aktivitas dimana tubuh dapat bekerja secara maksimal dalam membakar lemak. Ketika seseorang jarang berolahraga atau jarang melakukan aktivitas fisik, maka kemungkinan besar terjadinya penumpukan lemak serta kalori yang semestinya dibakar juga akan sangat sedikit, sehingga proses metabolisme di dalam tubuh akan melambat.

  • Kurangnya Waktu Istirahat
READ  Mengenal Dermatitis Seboroik

Waktu istirahat ini sangat diperlukan bagi tubuh untuk memproses aktivitas pencernaan secara maksimal. Ketika waktu untuk tidur ini kurang, maka tubuh akan menghasilkan hormon ghrelin yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan seseorang.

Sementara itu, hormon leptin yang berkerja untuk menekan nafsu makan, produksi hormon ini akan berkurang. Sehingga, kurangnya waktu tidur akan menambah nafsu makan seseorang.

  • Fakor Genetik

Beberapa orang terlahir dengan keunikan masing-masing. Salah satunya mereka yang memiliki berat badan yang melebihi berat badan orang-orang normal. Namun, bukan berarti mereka yang memiliki berat badan yang tidak biasa tersebut disebabkan oleh faktor-faktor di atas. Faktor genetik inilah yang menjadikan berat badan mereka berbeda.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa dengan adanya gen FTO ini dapat menyebabkan obesitas berlangsung secara turun temurun. Gen FTO ada pada setiap orang dengan dua salinan gen yang berasal dari kedua orang tuanya. Dan setiap salinan gen ini memiliki resiko rendah dan tinggi. Seseorang dengan satu salinan gen akan mengalami 30% kemungkinan obesitas dengan tingkat resiko lebih rendah dibandingkan dengan seseorang yang memiliki salinan dua gen dengan resiko obesitas lebih tinggi 70%.

READ  Dermatomiositis adalah Kondisi Serius? Simak Penjelasan Berikut

Dengan kata lain, Anak-anak yang terlahir dari orang tua dengan gen FTO pada ayah dan ibunya, kemungkinan besar anak tersebuat akan lahir dengan berat tubuh yang melebihi anak-anak pada umumnya.

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah obesitas ini. Salah satunya meminum campuran air perasan jeruk nipis dan air hangat secara rutin. Air jeruk nipis memiliki kandungan kalori yang rendah yakni 11 kalori. dibandingkan dengan minuman lain seperti soda, alkohol, dan minuman manis lainnya yang memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi. Selain itu, jeruk nipis dapat membersihkan liver sehingga mempermudah proses detoksifikasi pada tubuh.

 

Sumber Gambar : Cathe.com